Terlibat Perjudian, Perangkat Desa di Gunungkidul Ditangkap Polisi

Petugas kepolisian Polres Gunungkidul membongkar beberapa praktik perjudian di wilayahnya. Dari praktik judi dadu hingga judi togel diamankan oleh kepolisian di Kabupaten Gunungkidul ini.

perjudian

AKP Ryan Permana selaku Kasatrekrim Polres Gunungkidul, mengatakan kepolisian pihaknya menangkap seorang pengedar togel judi onlineyang berinisial S usia 43 tahun, yang merupakan warga Kelurahan Umbulrejo, Kecamatan Ponjong Gunungkidul. Tersangka S sendiri ialah berprofesi sebagai petani yang akhirnya menjadi seorang pengecer judi togel di karenakan tergiur dengan keuntungan yang banyak.

AKP Ryan menjelaskan modus perjudian ini ialah dengan cara online. S bertransaksi dengan Para pembeli togel online melalui media nomor handphone. Yang nantinya pada saat nomor yang keluar sudah diumumkan, pelaku menghubungi para pembeli togel melalui ponsel tersebut.

Pelaku nekat menjalankan aksinya menjual togel judi online tersebut di karena tergiur mendapatkan keuntungan yang banyak. Dari pengakuan pelaku, ia mengaku beroperasi seorang diri. Polisi sendiri masih mendalami kasus tersebut, mencari kemungkinan apakah ada bandar besar di belakang pelaku.

Selain membongkar togel judi online, kata AKP Ryan, pihak kepolisian juga menggrebek lokasi judi dadu di daerah Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul pada Minggu (5/7) yang lalu.

AKP Ryan menjelaskan jika pihak kepolisian mengamankan 3 orang pelaku berinisial T, S dan W yang merupakan bandar dari judi dadu tersebut. Ketiganya menjadi bandar dadu secara bergantian. Dari 3 pelaku ini, salah satu diantaranya yang berinisial T adalah seorang perangkat desa.

Menurut keterangan AKP Ryan, Tersangka T usia 46 tahun berprofesi sebagai perangkat desa setempat, Dan S adalah seorang sopir dan W usia 49 tahun profesi swasta berhasil diamankan.

Atas kasus tersebut, pelaku dapat dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian. Yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

Tagged with:

Tinggalkan sebuah Komentar