Jual Judi Togel, Dua Pelaku di Purwokerto Ditangkap

Sat Reskrim Polresta Banyumas berhasil membongkar judi togel atau toto gelap. Penjualan togel dilakukan di sebuah warung, di daerah karanglesem, kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Selasa (8/9/2020).

judi togel banyumas

Kombes Whisnu Caraka selaku Kapolresta Banyumas, melalui Kasat Reskrim AKP Berry ST menerangkan bahwa pihaknya sukses mengungkap praktek judi togel di warung tersebut, berkat informasi yang didapat dari masyarakat setempat.

“Dari penggrebekan ini, kami mengamankan dua pelaku. MW alias Wawan 61 tahun dan AP alias Adi 45 tahun. Mereka berdua terlibat dalam praktek judi togel tersebut,” katanya.

“Setelah kami menerima informasi dari masyarakat, tim kami langsung bergerak. Dan dalam penyelidikan, kami melihat MW sedang melakukan transaksi jual beli kupon togel jenis Hongkong,” tambah AKP Berry.

Setelah kami tanyakan, MW selaku perantara mengaku menyetorkan uang pembelian togel dan nomor pasangan kepada AP. Dari situ lah tim melakukan penangkapan terhadap AP di rumahnya di Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur.

Pada prakteknya, MW bertugas melayani pembeli. Lalu mencatat nomor pasangan togel Hongkong tersebut didalam ponsel, dan dikirim melalui pesan singkat ke AP. AP bertugas memasang nomor dan jumlah uang tersebut ke situs judi togel online menggunakan ponsel.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti dari MW antara lain, uang sebesar Rp 238.000 dan ponsel Xiami warna putih. Dari pelaku AP, polisi mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 180.000, ponsel Oppo warna hitam yang dipakai untuk membeli togel secara online, dan ponsel Samsung Galaxy Young warna hitam yang dipakai untuk menerima SMS dari pembeli togel online.

“Dua pelaku, MW dan AP dengan barang buktinya, kami amankan di Mapolresta Banyumas. Untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kedua pelaku dijerat Pasal 303 Ayat (1) Ke – 2e KUHP Jo Pasal 2 Ayat (1) UU RI No.7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dengan ancaman pidana penjara maksimal dua tahun delapan bulan,” jelas AKP Berry. “Kami juga berterima kasih kepada masyarakat, atas partisipasinya dalam melaporkan praktek jual beli judi togel ini,” tutup AKP Berry.

Tagged with:

Tinggalkan sebuah Komentar